Itulah alasannya wisata bahari Indonesia menjadi incaran banyak turis mancanegara, tak terkecuali turis asal Korea Selatan.
Bagi Kementrian Pariwisata, hal itu tentu menjadi celah bisnis yang tidak ingin disia-siakan. Pesona wisata bahari itu jadi senjata utama guna menarik lebih banyak wisatawan asal Negeri Ginseng tersebut.
|
|
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti, mengatakan Togean di Sulawesi Tengah, punya paket wisata bahari yang lengkap. Mulai dari pesisir pantai yang indah, taman laut yang kaya, hingga gugusan pulau-pulau yang menawarkan pesiar antar pulau.
Tidak hanya itu, keunggulan Togean dibanding destinasi bahari lainnya di Indonesia, adalah suasananya yang damai.
“Saat ini wisatawan mancanegara dari Italia, Jerman, Korea dan Prancis sudah mulai berdatangan di lokasi wisata Togean,” kata Esthy.
Selain hamparan pantai berpasir putih dan lautan biru jernih, terdapat sekitar 33 jenis mangrove, termasuk 19 jenis bakau sejati (true mangrove) dan 14 jenis bakau ikutan (associate mangrove). Ada juga pemandangan unik berupa kemunculan mamalia laut dugong, yang tengah mencari makanan di pantai.
Jika bosan dengan pantai, turis juga bisa menikmati gua, sungai, hingga air terjun.
Destinasi Togean sendiri dipromosikan melalui Festival Bahari Pesona Kepulauan Togean 2016 yang baru saja digelar, pada 27-31 Agustus 2016.
Soal wisatawan Korea Selatan, Kemenpar menargetkan jumlah kunjungan sebesar 400 ribu orang pada 2016.
Kepala Bidang Perjalanan Wisata Pengenalan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata, Taufik Nurhidayat, mengatakan bahwa jumlah wisman Korea pada tahun 2015 adalah 338.671 orang. “Target tahun 2016 yakni 400 ribu orang atau naik 18 persen,” sebutnya.
Menurut Taufik, Korea Selatan menjadi salah satu negara sasaran utama di wilayah Asia Pasifik untuk mencapai target kunjungan wisata asing 2016 sebanyak 12 juta wisatawan.
Selain Togean, beberapa destinasi wisata unggulan di Indonesia yang akan gencar dipromosikan untuk wisatawan Korea Selatan antara lain, Wakatobi, Derawan, Lombok, Pulau Komodo, Raja Ampat, Batam, dan Bintan.